Komputer tidak punya 10 jari seperti manusia. Mesin cuma mengerti dua keadaan: Ada listrik atau Tidak ada listrik. Karena itu, kita butuh cara untuk menerjemahkan angka manusia ke bahasa mesin. Inilah yang disebut dengan Sistem Bilangan.

Hanya ada 3 sistem bilangan yang wajib kamu tahu di dunia komputer:


1. Desimal (Angka Manusia)#

Ini adalah angka biasa yang kita pakai sehari-hari sejak SD. Disebut “Basis 10” karena punya 10 bentuk angka yang berbeda.

  • Angkanya: 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.
  • Contoh: 256. (Ya angka dua ratus lima puluh enam biasa).

2. Biner (Angka Mesin)#

Ini bahasa aslinya komputer. Disebut “Basis 2” karena cuma ada dua angka. Satu angka di sistem ini sebutannya adalah Bit.

Angkanya:

  • 1 = Listrik Nyala (ON)
  • 0 = Listrik Mati (OFF)
  • Contoh: 1011

Cara Membaca Biner (Cara Cepat): Lupakan rumus matematika. Bayangkan saja dari kanan ke kiri itu punya nilai kelipatan dua: … 8, 4, 2, 1. Kalau ada Biner 1011, pasangkan dari kanan:

  • Angka 1 (paling kanan) = nilainya 1
  • Angka 1 (sebelahnya) = nilainya 2
  • Angka 0 (sebelahnya) = MATI (lewati saja)
  • Angka 1 (paling kiri) = nilainya 8
  • Total: 8 + 2 + 1 = 11

3. Heksadesimal (Singkatan Biner)#

Kalau komputer disuruh baca angka yang besar, angka binernya bisa panjaaaaang banget (contoh: 110100101010). Mata manusia bisa juling melihatnya.

Maka diciptakanlah Heksadesimal (Basis 16) untuk meringkas biner tersebut. Heksadesimal dipakai di hal-hal teknis seperti kode warna website atau alamat memori.

  • Angkanya: 0 sampai 9, lalu dilanjut huruf A sampai F.
  • Kenapa pakai huruf? Karena angka 10 itu ada dua digit (1 dan 0). Biar tetap satu karakter, maka angka 10 diganti A, 11 diganti B, 12 jadi C, dan seterusnya sampai 15 jadi F.
  • Contoh: 1A (Artinya 1 dan 10).

Tabel Contekan Cepat#

Biar gampang membayangkan, ini perbandingan ketiganya:

Desimal (Manusia)Biner (Mesin)Heksadesimal (Singkatan)
000000
501015
910019
101010A
121100C
151111F